Barca Kurang Konsisten untuk Juara

Barcelona hingga akhirnya perlu akui Real Madrid lebih unggul dalam soal mengejar titel di ajang La Liga. Sang pelatih Barca, Luis Enrique, akui kalau timnya memang kurang konsisten untuk keluar sebagai juara.

Barca sudahi La Liga pada musim ini dengan berhasil menangkan laga atas Eibar dengan skor akhir 4-2 yang berlangsung pada hari Senin (22/5/2017) dinihari WIB di Camp Nou. Namun, hasil oke itu tidak berarti apapun sebab pada waktu yang sama Madrid menangkan laganya dengan skor akhir 2-0 di markas Malaga.

Dengan begitu, Barca perlu merasa puas dengan berada di posisi runner-up pada musim ini. Blaugrana berselisih 3 poin dari Madrid yang berhasil raih titel juara.

“Nyatanya ialah kami kurang konsisten untuk bisa raih titel La Liga, khususnya lewat beberapa pertandingan di markas kami dan pada akhirnya kami perlu merasakan akibat dari itu semua,” ucap Enrique.

Lewat 19 pertandingan markas yang sudah dilewati oleh Barca pada musim ini, mereka sudah 4 kali kehilangan poin, yaitu ketika tunduk di hadapan Alaves dengan skor 1-2, ditahan Atletico Madrid dengan skor imbang 1-1, Malaga 0-0, dan Madrid 1-1.

“Saya anggap kalau tim telah bikin banyak hal yang oke di selama musim ini, namun sayangnya jarak antara kemenangan dan kekalahan amat ketat. Saya ingin kami dapat selalu raih gelar demi gelar, namun saat ini kami miliki para rival yang inginkan hal yang serupa dan telah samakan tingkatan kami,” kata Enrique.

Kesempatan semata wayang Barca untuk sudahi musim dengan trofi ialah berada di kompetisi Copa del Rey. Mereka bakal berhadapan dengan Alaves pada babak final, di tanggal 27 Mei yang akan datang.

“Tidak lupa kalau Eibar telah amat merepotkan kami. Maka Alaves pun dapat lakukan hal tersebut,” imbuh Enrique.

Pertandingan berhadapan dengan Alaves pun bakal jadi pertandingan terakhir yang dipimpin Enrique sebagai seorang pelatih Barca. Enrique sudah putuskan untuk keluar dari Barca saat kontraknya telah berakhir di akhir musim ini.