Dikritik Habis-habisan, Wenger Dapat Simpati Ancelotti

Manajer Arsenal, Arsene Wenger sedang berada dalam tekanan besar menyusul hasil-hasil buruk yang dialami oleh timnya dalam beberapa waktu belakangan ini. Situasinya mengundang simpati dari rekan-rekan sesama pelatih.

Wenger seringkali menerima hujan kritik dalam beberapa waktu belakangan ini. Arsenal hanya mampu meraih dua kemenangan dalam enam pertandingan terakhirnya, dengan empat sisanya berujung kekalahan.

Hasil-hasil buruk yang dialami Arsenal antara lain adalah: kalah di tangan Chelsea, Bayern Muenchen, dan Liverpool. Hasil-hasil ini dinilai sebagai tanda bahwa Wenger tidak mampu lagi membawa The Gunners bersaing dengan tim-tim top lainnya.

Dengan kontraknya akan berakhir pada musim panas ini, ada desakan dari para penggemar untuk mengakhiri kerja sama dengan pria yang sudah menangani tim sejak 1996 silam ini. Salah satu faktor lain yang mendukung hal itu adalah puasa gelar Premier League yang sudah mereka alami sejak 2003/2004.

Situasi ini mendapat perhatian dari pelatih Bayern Muenchen, Carlo Ancelotti, yang akan bertandang ke Emirates Stadium, Rabu (8 maret 2017) dinihari WIB. Pria yang sempat jadi manajer Chelsea selama dua musim percaya Wenger mampu menangani tekanan tersebut karena pengalamannya.

“Dalam pekerjaan kami, kritik-kritik selalu dekat dengan kami. Yang paling penting adalah kami harus bisa menanggapi kritik-kritik itu dengan benar,” kata Ancelotti seperti dilansir oleh Sky Sports.

“Arsene Wenger adalah pelatih yang sudah memiliki banyak pengalaman, lebih dari yang lainnya, dan saya rasa dia bisa mengatasi tekanan-tekanan ini. Ini adalah situasi yang selalu dirasakan oleh setiap manajer. Kritik adalah hal yang wajar. Saya bersimpati dengannya sebagai sesama pelatih.”