Giliran Adidas Kritik MU

Tidak hanya para penggemar yang tidak puas dan mengritik gaya permainan Manchester United. Adidas sebagai sponsor apparel utama The Red Devils juga menyebut jika permainan dari anak-anak asuh Louis van Gaal tidak seperti yang mereka harapkan.

Pada akhir pekan lalu MU mengakhiri rentetan delapan laga tanpa kemenangan usai menaklukkan Swansea City dengan skor 2 – 1. Hasil pertandingan tersebut serta skor imbang 0-0 atas Chelsea sepekan sebelumnya untuk sementara menghindarkan Van Gaal dari kemungkinan pemecatan.

Mengenai United yang bermain dengan kurang ganas serta memiliki kecenderungan membosankan di musim ini sudah banyak yang melontarkan kritik. Beberapa kritikan diantaranya datang dari para mantan penggawa United.

Yang terbaru, kritik terhadap permainan MU dilontarkan oleh pihak Adidas. Walaupun kerjasama yang baru terjalin sudah menunjukkan tanda-tanda menguntungkan, apa yang ditampilkan oleh MU di atas lapangan tidak sesuai harapan dari Adidas.

“Bisnis dengan Manchester United berjalan dengan sangat baik, penjualan kaus kami lebih banyak dari yang harapan kami. Kami puas…walaupun saat ini gaya permainan MU tidak seperti yang kami harapkan,” ungkap Presiden Eksekutif Adidas, Herbert Hainer.

Pada musim panas 2014 lalu Adidas meneken kontrak untuk menjadi sponsor apparel MU dengan nilai kontrak sebesar 750 juta poundsterling atau sekitar Rp 15,3 triliun, untuk jangka waktu 10 tahun. Adidas menggantikan Nike yang sebelumnya menjadi sponsor sejak tahun 2001.