Inter Milan Harus Segera Bangkit Untuk Tembus Ke Liga Champions

Performa yang ditunjukkan oleh Internazionale Milan setelah pergantian tahun sangat jauh dari kata konsisten. Inter Milan yang sebelumnya ikut dijagokan bersaing di jalur juara, saat ini justru terlempar dari posisi tiga besar.

Inter Milan sempat mengawali musim dengan impresif melalui lima kemenangan berturut-turut dan berhasil memuncaki klasemen. Meski kemudian sempat tergusur, namun Inter Milan berhasil kembali ke posisi teratas pada giornata 15.

Tapi setelah pekan ke-18 berjalan, peringkat Inter Milan terus menurun. Tujuh pertandingan kemudian, posisi Nerazzurri sudah anjlok hingga ke peringkat kelima dengan perolehan 45 poin.

Dalam periode tersebut, Stevan Jovetic dan rekan-rekannya hanya mencatat satu kemenangan, tiga hasil imbang, serta tiga kali menelan kekalahan. Kemenangan 1 – 0 atas Chievo menjadi satu-satunya clean sheet yang dibukukan oleh Nerazzurri dalam periode tersebut dan secara keseluruhan kemasukan 11 gol.

Inter Milan yang sempat memimpin klasemen sementara saat ini tertinggal 12 poin dari Juventus yang mendiami puncak klasemen sementara dan tertinggal empat poin dari Fiorentina yang ada di urutan ketiga atau batas akhir zona Liga Champions.

Inkonsistensi performa Inter Milan nampak dari seringnya mereka kebobolan pada menit-menit terakhir pertandingan.

Dalam tujuh laga terakhir di kompetisi Serie A, setidaknya dalam tiga pertandingan gawang Inter Milan kemasukan pada masa injury time antara lain saat menghadapi Sassuolo, Carpi, dan terakhir Fiorentina. Dalam tiga pertandingan tersebut, Inter Milan kehilangan lima poin.

Melihat penampilan Inter dalam beberapa waktu terakhir, peluang untuk menembus tiga besar dan tampil di Liga Champions bisa jadi makin kecil. Apalagi di musim tersisa, tim besutan Roberto Mancini itu masih akan berhadapan dengan lawan-lawan berat macam Juventus, AS Roma, dan Napoli.