Karier Mbappe, Monaco Sulit Pertahankannya

Leonardo Jardim sadar dengan AS Monaco yang tengah berada dalam kondisi terjepit pada kasus Kylian Mbappe. Walau memang perlukan si pemain, namun klub memang dalam keadaan sulit untuk bisa bikin si pemain tetap berada di klub.

Lewat performa yang meyakinkan dari Mbappe selama musim di Ligue 1 dan babak semifinal Liga Champions, Mbappe juga dilirik oleh sejumlah klub besar. Sampai saat ini Real Madrid dan Arsenal yang dikatakan berharap datangkan pemain yang berumur 18 tahun tersebut.

Kabar tentang kepergian Bappe semakin sering terdengar baru-baru ini. Ditambah dengan langkah Mbappe hapuskan keterangan AS Monaco pada profil di akun twitter miliknya belum lama ini.

Jardim berkeinginan besar agar Mbappe tidak pergi ke klub manapun. Ia masih perlukan jasa dari si pemain yang berusia 18 tahun tersebut untuk menjaga titel juara Ligue 1.

“Saya tidak mengajak ia untuk berbicara, karena ia telah mengetahui seperti apa kami bekerja. Kami berharap bisa pertahankan dirinya di klub,” imbuh Jardim.

“Saya merasa klub dan ia bakal ambil keputusan yang paling oke,” ucap pelatih yang berasal dari Portugal tersebut.

Tetapi, Jardim akui bukan usaha yang mudah untuk bikin Mbappe tetap berada di AS Monaco. Ditambah kalau berkaca dengan para pemain yang telah lebih awal keluar.

“Saya ingin membuat para pemain tetap berada di klub. Bukan cuma saya, para pelatih di tiap penjuru dunia bakal lakukan upaya sebaik mungkin untuk bisa pertahankan pemain paling oke yang mereka miliki,” imbuh Jardim.

“Namun, dengan proyek Monaco bisa saja tidak terus dapat membuat pemain terbaik tetap berada di klub. Kami bakal saksikan apa yang bakal berlangsung nanti.

“Yang paling penting sekarang ini ialah untuk terus berkonsentrasi sepenuhnya dengan pekerjaan kami, kembangkan para talenta muda dan selanjutnya kami melakukan seleksi siapa saja pemain yang akan tetap berada di klub,” ujar dia.