Kebohongan Andreas Christensen Sebelum Gabung ke Chelsea

Andreas Christensen disebut-sebut menjadi bek berbakat dengan Chelsea. Namun tahukah Anda jika pemain ini dapat berhasil karena adanya kebohongan yang diperbuat keluarganya saat dirinya masih berusia bocah. Hal ini berhubungan dengan peraturan yang ada di Denmark yang tidak mengizinkan anak dibawah lima tahun untuk berlatih dalam sebuah akademi sepakbola.

Andreas Christensen kala itu disebutkkan berasal dari keluarga yang menyukai sepakbola. Ia kemudian mulai berlatih menendang bola saat berumur dua tahun dan bahkan menjadikan bola sebagai mainannya dan selalu di bawa kemana saja. Dengan hobi sang putranya itu, Sten, ayah Christensen memasukkannya ke akademi dengan memasulkan setahun usianya.

“ Dirinya bergitu cinta dengan sepakbola ketika masih dua tahun. Bola selalu dia mainkan di mana saja. Saat berusia empat tahun, kami menambah setahun usianya demi masuk ke akademi, pasalnya di Denmark ada peraturan tidak boleh bermain bola di bawah lima tahun. Dia kemudian masuk ke Nordsjaelland. Saat berumur 10 tahun, ia kemudian pindah ke Brondby, ” papar ayahnya.

Dengan kebohongan itu, nyatanya karir Christensen semakin tinggi dengan akademi Brondby. Christensen lalu diminati Chelsea yang semakin mempopulerkannya walau sempat menjadi pemain pinjaman ke Borussia Monchengladbach dalam waktu dua musim.

Pelatih pertama pemain ini, John Ranum mengatakan jika dirinya memiliki bakat yang hebat walau awalnya tidak memiliki kemampuan fisik yang hebat. “ Ini dibuktikan di Borussia Monchengladbach, dia menjadi pemain yang hebat termasuk saat bermain secara individu, ” papar John Ranum.

“ Saat Andreas Christensen pindah, pihak Brondby tidak menyetujuinya karena dia belum pernah bermain di tim utama kami. Namun, itu menjadi hal yang tepat bagi masa depannya. Chelsea menjadi klub terbaiknya.” Tegas John lagi.