Kecewanya Buffon Atas Kekalahan Juventus

Kegagalan Juventus di Piala Super Italia menyisakan sebuah penyesalan mendalam di diri Gianluigi Buffon. Sekali lagi Buffon harus merasakan kegagalan seperti yang dia rasakan dua tahun silam.

Pertandingan Piala Super Italia melawan AC Milan seharusnya menjadi momen spesial bagi Buffon. Penjaga gawang berusia 38 tahun tersebut mencatatkan penampilannya yang ke-600 dalam balutan jersey Bianconeri.

Namun akhirnya, momen tersebut malahan berakhir pahit untuk Buffon. Dalam pertandingan yang diselenggarakan di Jassim Bin Hamad Stadium, Sabtu, 24 Desember 2016 dinihari WIB, La Vecchia Signora dikalahkan dengan skor 3 – 4 dalam adu penalti setelah bermain imbang 1 – 1 hingga masa perpanjangan waktu.

Dalam laga tersebut, Bianconeri yang mendominasi permainan sejak awal behasil unggul lebih dulu melalui sundulan dari Giorgio Chiellini pada menit ke-18. Tapi Giacomo Bonaventura kemudian mencetak gol balasan untuk Rossonerri di menit ke-38.

Memasuki drama adu penalti, Juventus sempat unggul usai tendangan dari Claudio Marchisio masuk dan dari Gianluca Lapadula dihalau oleh Buffon. Namun Mario Mandzukic yang jadi penendang berikutnya tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Kekalahan Juventus akhirnya ditentukan oleh kegagalan penalti Paulo Dybala dan keberhasilan penalti Mario Pasalic.

Hasil buruk ini seakan menjadi ulangan kegagalan Juventus di Piala Super Italia dua tahun silam. Di tahun 2014, Juventus juga menelan kekalahan dalam adu penalti kontra Napoli. Saat itu, Juventus juga sempat unggul berkat penampilan gemilang Buffon yang menggagalkan tiga penalti Napoli. Tapi Bianconeri tidak mampu memaksimalkan keunggulan tersebut dan akhirnya kalah 5-6.