Klub China dengan Puisi Pecat Pelatihnya

Sven-Goran Eriksson harus kehilangan posisinya di Shenzhen FC dengan cara yang tidak biasa. Eriksson diberhentikan dari kursi pelatih klub China tersebut lewat sebait puisi.

Shenzhen tuliskan sebuah puisi pada situs resmi mereka untuk jadi sambutan Wang Baoshan selaku pelatih yang baru mereka. Puisi itu jadi sebuah tanda dipecatnya Eriksson.

Berikut adalah puisi yang telah ditulis oleh Shenzhen untuk sambut datangnya pelatih baru Wang dan serta keluarkan posisi Eriksson:

11 tahun lalu, Kau pimpin sepakbola Shenzhen dan tak pernah bikin kami kecewa.
9 tahun yang lalu, Kamuu ambil alih tanggung jawab dan selamatkan sepakbola Shenzhen.
Memori berusaha bersama takkan pernah sirnah dan saat ini kami kembali panggil sang legenda.
Untuk Shenzhen, kami dipertemukan lagi, memulai langkah yang baru bersama-sama.
sang Pelatih Wang, selamat datang di rumah.

Tidak lama usai ditulisnya puisi tersebut, Shenzhen baru dengan resmi umumkan Eriksson di pecat.

“Negosiasi di antara kedua kubu berlangsung dengan lancar, hanya tinggalkan sejumlah detail yang harus diakhiri oleh pengacara,” tulis Shenzhen pada pernyataannya.

Shenzhen, yang saat ini melangsungkan ajang di kasta kedua Liga China, adalah klub China ketiga yang dipimpin oleh Eriksson. Sebelumnya, bekas pelatih Lazio, Manchester City, dan Tim nasional Inggris tersebut bekerja di Guangzhou R&F dan Shanghai SIPG.

Eriksson dikeluarkan dari posisinya sebagai pelatih karena hasil kerjanya dianggap membuat kecewa. Lewat 13 laga liga, pria Swedia tersebut hanya berikan 5 hasil positif.

Alhasil, Shenzhen tetap berada di urutan 4 klasemen dengan mengumpulkan 20 poin. Tim yang biasa disebut Young Army tersebut tertinggal dari Dalian Yifang (27), Shanghai Shenxin (23), dan Beijing Renhe (21). Cuma 2 tim paling atas yang layak melangkah ke Liga Super China.