Liverpool Era Klopp Sudah Lebih Baik Dari Era Rodgers

Di papan klasemen Premier League, Liverpool memang hanya jadi penghuni papan tengah. Tapi hal itu disebut oleh gelandang Liverpool, Emre Can tidak bisa menjadi patokan bagaimana hasil kerja Juergen Klopp.

Liverpool belum bisa beranjak dari peringkat sembilan klasemen Premier League saat ini dengan perolehan 44 poin dari 29 pekan. Kesempatan untuk lolos ke Liga Champions juga masih terbuka, di mana selisih poin dengan Manchester City di posisi empat sementara saat ini adalah tujuh poin.

Bagaimanapun juga, posisi ini bisa disebut kurang ideal untuk Liverpool yang telah mengeluarkan dana besar untuk belanja di awal musim yakni sebesar 72 juta poundsterling. Buruknya penampilan mereka di awal musim berujung pada pemecatan Brendan Rodgers dan digantikan oleh Juergen Klopp.

Kedatangan Klopp membuat gaya permainan Liverpool mengalami perubahan, di mana kini memeragakan gaya counter-pressing yang identik dengan gaya Klopp. Tapi salah satu yang kerap dinilai jadi titik lemah sejauh ini adalah pasukan warisan Rodgers yang belum bisa memahami sepenuhnya cara bermain tersebut.

Secara hasil sendiri, penampilan The Reds terbukti masih belum bisa konsisten. Dalam rentang 10 pertandingan terakhir di liga misalnya, mereka hanya mampu meraih empat kemenangan.

Tiga dari empat kemenangan tersebut mereka raih secara beruntun. Tapi kemudian malah melorot lagi dan kalah atas Southampton dalam pertandingan sebelum jeda internasional. Sementara kompetisi Liga Europa masih berada dalam genggaman mereka.

“Satu tempat di kompetisi Eropa masih tetap menjadi target kami selanjutnya. Yang menjadi masalah kami saat ini adalah kami belum bisa konsisten. Kami terlalu sering terjebak dalam satu laga buruk setelah dua laga bagus,” ungkap Emre Can.

Liverpool akan menghadapi sebuah laga berat setelah jeda internasional. Mereka akan berhadapan dengan tim peringkat dua sementara Premier League saat ini, Tottenham Hotspur, di Anfield Stadium, Sabtu 2 April 2016 malam WIB akhir pekan ini.