Mundur Sehari, Final Copa Del Rey Diadakan Di Markas Atletico Madrid

Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) akhirnya memutuskan dimana laga final Copa del Rey akan dilangsungkan. Pertandingan final “Piala Raja” antara Barcelona melawan Sevilla akan dimainkan di stadion milik Atletico Madrid, Vicente Calderon.

Setelah sempat menjadi perdebatan stadion mana yang akan dipakai untuk tempat digelarnya babak final Copa del Rey akhirnya diputuskan. Dalam rapat badan eksekutif yang diadakan hari Senin 22 Februari 2016, RFEF memutuskan untuk memakai stadion Vicente Calderon.

Vincente Calderon

Vincente Calderon

Selain keputusan soal stadion mana yang akan dipakai, diputuskan juga perubahan soal jadwal pertandingan. Laga yang pada awalnya dijadwalkan akan diselenggarakan pada 21 Mei 2016, diundur menjadi tanggal 22 Mei 2016.

Penundaan jadwal tersebut dilakukan dengan pertimbangan soal kemungkinan Sevilla yang akan tampil dalam babak final Liga Europa yang akan dimainkan pada 18 Mei 2016. Demikian yang dilaporkan oleh media olahraga Spanyol, Marca.

Stadion yang akan jadi tempat diselenngarakannya babak final Copa del Rey sempat menjadi plemik. Situasi yang sama juga terjadi pada musim lalu, pihak Barcelona menginginkan agar partai puncak bisa diadakan di Santiago Bernabeu, dengan alasan karena stadion milik Real Madrid tersebut merupakan stadion terbesar yang ada di Spanyol (kapasitas lebih dari 80ribu penonton).

Sama seperti musim lalu juga, keinginan dari pihak Barcelona tersebut mendapat penolakan keras dari pihak Real Madrid. Los Blacos tentu tidak mau jika musuh abadinya tersebut mengangkat trofi kemenangan di stadion kebanggaan mereka.

Markas Atletico Madrid ini terakhir kali dipakai untuk tempat pertandingan final Copa del Rey pada musim 2011/2012. Kala itu, Barcelona keluar sebagai juara dengan menekuk Athletic Bilbao dengan skor 3 – 0. Laga itu sendiri juga menjadi pertandingan terakhir bagi Josep Guardiola sebagai manajer Barca.