Pulihkan Kepercayaan Diri, AS Roma Ditunggu Juventus

Serangkaian hasil mengecewakan dalam beberapa pertandingan mempengaruhi mental pemain-pemain AS Roma. Tapi I Giallorossi tak boleh terlalu lama terpuruk karena pertandingan kontra Juventus sudah menanti.

Kemenangan masih menjadi hal yang asing bagi Roma. Menjamu tim juru kunci Serie A, Hellas Verona, di Stadion Olimpico, Minggu 17 Januari 2016 malam WIB, Roma yang sempat unggul lebih dulu akhirnya harus puas dengan hasil imbang 1-1.

Ini merupakan ketiga kalinya secara berturut-turut AS Roma memperoleh hasil imbang. Secara keseluruhan, Radja Nainggolan dan rekan-rekan hanya menang satu kali dalam 11 pertandingan terakhir dalam semua ajang kompetitif.

Laju negatif tersebut membuat Rudi Garcia dipecat dari jabatannya sebagai pelatih I Lupi dan kemudian digantikan oleh Luciano Spalletti. Namun Spalletti juga tidak langsung memberikan kemenangan bagi klub ibukota Italia tersebut.

Serangkaian hasil negatif tersebut diakui oleh Miralem Pjanic telah membawa timnya ke dalam situasi yang sulit. Karena itu, Pjanic mengatakan jika timnya harus segera membenahi mental agar kepercayaan diri squadnya bisa segera pulih.

“Kami harus bisa mengembalikan kepercayaan diri kami. Kami sadar kami sedang dalam situasi yang buruk dan kami harus keluar dari sana. Seluruh tim harus bekerja lebih keras lagi, sehingga kami bisa bermain lebih baik di paruh kedua musim ini,” ungkap Pjanic.

Pada pekan ke-21 mendatang, Roma sudah ditunggu laga berat di kandang Juventus. Bertolak belakang dengan Roma, Bianconeri saat ini sedang dalam kepercayaan diri yang sangat tinggi setelah membukukan 10 kemenangan berturut-turut di liga.