Villas-Boas Tolak Balik Ke Inggris

Andre Villas-Boas sama sekali tidak memiliki keinginan untuk kembali berkarier di Premier League. Setelah kontraknya bersama Zenit St. Petersburg berakhir pada akhir musim nanti, Villas-Boas ingin mencoba peruntungannya di liga yang lain.

Villas-Boas yang menjadi manajer Zenit St. Petersburg sejak tahun 2014 lalu itu dipastikan akan hengkang ketika kontraknya berakhir di akhir musim. Pelatih berkebangsaan Portugal tersebut menolak kontrak baru yang ditawarkan oleh manajemen klub Zenit.

Ketika ditanya mengenai kemungkinannya kembali menangani tim Premier League usai hengkang dari Zenit, Villas-Boas pun langsung menepisnya. Manajer berusia 38 tahun tersebut merasa masanya berkarier di Liga Inggris sudah berakhir.

“Tidak, saya pikir saya tidak akan kembali ke Inggris, waktu saya disana sudah berakhir. Terlepas dari tahun pertama bersama Tottenham, itu tidak berjalan seperti yang saya harapkan, jadi saya akan mencoba liga yang lainnya,” ungkap Villas-Boas.

“Saya tidak tahu kemana saya akan pergi setelah ini. Tetapi kemanapun saya akan pergi, semoga itu adalah sesuatu yang bagus.”

Semasa berkarier di Liga Inggris, Villas-Boas pernah menjadi manajer bagi Chelsea dan Tottenham Hotspur. Namun kariernya di Inggris tidak berjalan lama karena dia gagal memenuhi harapan setelah musim sebelumnya sukses menangani Porto.

Di Chelsea, Villas-Boas yang ditunjuk sebagai manajer pada musim panas tahun 2011 itu tak bertahan sampai satu musim. Delapan bulan setelah ditunjuk untuk menangani The Blues, Villas-Boas didepak menyusul serangkaian hasil buruk yang dialami John Terry dkk.

Musim panas 2012, Villas-Boas ditunjuk Tottenham Hotspur untuk menggantikan Harry Redknapp. Setelah terbilang cukup sukses di musim pertamanya, Villas-Boas sepakat untuk pisah jalan dengan Spurs di paruh musim keduanya karena hasil yang buruk di liga.