Kenali Tim di Grup C Piala Dunia 2018

Grup C Piala Dunia 2018

Laga Piala Dunia 2018 semakin dekat, persiapan yang dilakukan oleh semua tim tentu sudah semakin matang untuk perebutkan piala paling akbar sedunia. dan juga tim ini bisa menjadi Prediksi Piala Dunia 2018 nanti seperti apa laga yang akan berlangsung.

Grup C adalah grup ke 3 dari total 8 grup. Disini ada 4 nama tim yang sudah terdaftar antara lain ada Prancis, Australia, Peru dan Denmark.

Yang pertama adalah Prancis, negara ini tak dapat di anggap remeh, hal ini karena dari negara ini banyak terlahir para pemain paling oke yang namanya sudah melesat di dunia sepak bola. tidak heran kalau tim ini bisa mencapai pada babak 4 besar di laga piala dunia nantinya sebab di grup ini posisi tim ini di grup c merupakan negara dengan tim paling kuat dari segi pemain yang professional.

Kedua ada timnas Australia yang telah mencapai pada hal yang besar lewat kelolosan mereka menuju piala dunia. Upaya dan konsistensi yang besar bikin negara ini sukses raih hasil paling oke untuk masuk ke babak berikutnya. Tentu saja negara ini akan terus menambah performanya untuk menjadi lebih baik lagi di tahap grup ini.

Ketiga ada timnas Peru, tim ini semakin kedepan semakin oke di tiap laga dan babak kualifikasi yang mereka lalui, sebab strategi yang mereka gunakan mengantarkan tim mereka menuju babak selanjutnya membuat mereka tak bisa diremehkan. Di kompetisi ini Peru akan mengeluarkan nama-nama pemain terbaik mereka untuk turun di lagai grup ini.

Tim Grup C Piala Dunia 2018

Timnas Denmark jadi salah satu negara dari kawasan Skandinavia yang lolos ke Piala Dunia 2018 selain Islandia dan Swedia. Juara Piala Eropa 1992 itu lulus setelah menang agregat 5-1 atas Republik Irlandia di laga terakhir fase play-off kualifikasi zona Eropa pada 14 November.

Denmark bukan tim langganan Piala Dunia. Kali pertama Tim Dinamit ikut putaran final Piala Dunia adalah pada 1986 dan kemudian berlanjut pada 1998, 2002, serta 2010. Prestasi terbaik Denmark adalah mencapai perempat final Piala Dunia 1998, sedangkan yang terburuk dibukukan pada 2010 ketika gagal lulus dari fase grup.