Persaingan Ketat di Grup C Piala Dunia 2018

grup c piala dunia 2018

Ada 32 negara peserta lewat 4 konfederasi berbeda yang ikut dalam proses undian itu. Tahu kalau beberapa negara kuat tak masuk ke dalam pot 1, bikin publik menebak grup mana yang bakal sandang status grup neraka.

Hasil undian Piala Dunia 2018 pun menaruh 4 negara dari 3 kontingen yang beda yaitu Prancis, Denmark, Australia dan Peru tergabung dalam satu kelompok yang sama yaitu di Grup C. Lewat keempat tim itu, nama Prancis jelas yang amat diunggulkan untuk melangkah ke tahap selanjutnya. Sedangkan 3 negara lain, akan berebut status sebagai pendamping Les Bleus.

Prancis piala dunia 2018

Prancis

Berada di pot 1 tentu mengukuhkan status Prancis sebagai tim favorit di Grup C serta salah satu favorit juara. Alasannya mudah saja, Negeri Anggur miliki bekal hebat lewat Piala Dunia 2018 yang akan datang sebab miliki banyak pemain sepakbola kelas tinggi. Siapa yang berani memandang sebelah mata kualitas jempolan dari Antoine Griezmann, N’Golo Kante, Hugo Lloris, Kylian Mbappe hingga Paul Pogba?

Keberadaan mereka, khususnya bila fit dan dapat dibawa ke Rusia, adalah jaminan mutu untuk perjalanan Les Bleus. Ditambah dengan sosok Didier Deschamps masih menjadi ahli strategi dari kesebelasan yang menangkan gelar Piala Dunia 1998 ini.

“Prancis merupakan tim yang amat kokoh. Apa lagi dari sisi keseimbangan di dalam skuat terjaga dengan kombinasi para pemain berpengalaman dan sosok-sosok muda dengan penuh semangat”, sanjung pelatih tim nasional Brasil, Tite..

Lewat babak kualifikasi zona UEFA kemarin, Prancis merespons secara eksepsional untuk keluar sebagai juara grup. Mereka tunjukkan performa yang sama dengan cara menggebuk semua musuhnya di Grup C serta mematri posisi puncak klasemen ialah hal mutlak untuk Prancis.

Denmark piala dunia 2018

Denmark

Melangsungkan laga di babak play-off serta tundukkan Republik Irlandia adalah cara yang dijalani Denmark untuk berpartisipasi di Piala Dunia 2018. Terkesan dengan susah payah? Tentu saja. Walau demikian, menjadi sebuah kesalahan untuk para tim lawan kalau menilai tim Dinamit akan mudah dikalahkan.

Penerus Denmark dengan Christian Eriksen, Nicolai Jorgensen, Simon Kjaer, dan Kasper Schmeichel sebagai pilar tentu penuhi syarat untuk berselisih. Kalau belum cukup, masih ada Nicklas Bendtner, Andreas Christensen, dan Kasper Dolberg yang juga miliki kualitas yang hebat.

Para nama tersebut dengan semua kelebihan dan kekurangannya akan dirangkai sedemikian rupa oleh Age Hareide, pelatih Denmark, menjadi satu kesatuan yang kokoh dan pilih tanding. Kali ini, tim Dinamit tentu tidak ingin sekadar numpang lewat.

Setelah tidak berhasil lolos ke Piala Dunia 2014 dan Piala Eropa 2016 yang lalu, motivasi dan hasrat untuk berprestasi dari Denmark pasti bakal membubung tinggi. Keadaan tersebut juga diperlihatkan oleh Kjaer yang juga kapten dari kesebelasan via cuitan di akun twitternya.

Australia piala dunia 2018

Australia

Lolosnya Australia ke Piala Dunia 2018 memang diraih dengan cara yang sedikit sulit sebab mereka hanya bertengger di urutan 3 klasemen akhir babak penyisihan ronde ketiga zona Asia. Keadaan itu paksakan The Socceroos tampilkan partai play-off konfederasi berhadapan dengan Suriah sebelum akhirnya berjumpa Honduras di laga play-off inter-konfederasi.

Untungnya keberadaan nama-nama gaek namun punya pengaruh sentral di dalam skuat seperti Tim Cahill, Mile Jedinak, dan Mark Milligan sukses berikan keseimbangan yang diperlukan Austalia yang sekarang ini berusaha berikan porsi lebih pada penggawa yang lebih muda seperti Massimo Luongo, Aaron Mooy, Tom Rogic, dan Trent Sainsbury.

Sayangnya, usaha Australia di Negeri Beruang Merah nanti dapat berlangsung lebih sengit sebab pelatih mereka, Ange Postecoglou, malah keluar dari pekerjaannya beberapa waktu lalu. Artinya, tugas asosiasi sepak bola Australia (FFA), akan cukup berat untuk temukan pengganti Postecoglou tepat waktu sekaligus pas untuk tim.

“Prancis merupakan tim paling kuat di grup ini. Denmark dan Peru pun layak diwaspadai. Tetapi kami (Australia) tak takut pada mereka lantaran Piala Dunia adalah ajang untuk para tim terbaik dan terkuat untuk bertarung satu sama lain. Artinya, Australia pun bukan tim sembarangan yang boleh dipandang remeh”, kata Bailey Wright, pemain bek Socceroos.

Peru piala dunia 2018

Peru

Usai menepi sedari sedari tahun 1986, Peru akhirnya bisa kembali rasakan atmosfer di kompetisi Piala Dunia. Penampilan yang mereka suguhkan pada babak kualifikasi zona CONMEBOL dapat dibilang cukup apik sebab bisa singkirkan para tim yang di atas kertas lebih tangguh seperti Cile dan Paraguay.

Dengan finis di urutan 5 klasemen akhir, skuat Peru yang dimotori oleh Cristian Cueva, Jefferson Farfan, Paolo Guerrero, dan Renato Tapia perlu melangsungkan babak play-off inter-konfederasi berhadapan dengan Selandia Baru (wakil Oseania). Tampil imbang 0-0 ketika bertemu di Wellington, Peru berhasil amankan poin dengan skor 2-0 saat menjadi tuan rumah berhadapan dengan Selandia Baru di 5 laga sekaligus pastikan mereka lanjutkan langkah ke Piala Dunia 2018.

Sang pelatih Peru, Ricardo Gareca, terlihat masih akan andalkan nama-nama di atas sebagai pilihan utama tim yang di besut olehnya. Walau berstatus underdog di Grup C, Peru tak bisa dipandang sebelah mata, mereka tentu dapat menjadi malapetaka untuk para tim pesaing sebab Farfan dan kolega miliki peluang besar untuk menghadirkan kejutan yang tidak terduga.