Soal Kisruh ESL, Begini Tanggapan Pelatih Juventus

Kisruh terkait Liga Super Eropa masih jadi perbincangan hangat sampai sekarang, meski kompetisi tersebut tengah berada di ujung tanduk karena 9 tim telah menyatakan mundur.

Ya, ada 9 klub besar Eropa yang telah memutuskan mundur dari kompetisi Liga Super Eropa. Akibatnya, dari 12 kontestan yang diumumkan pada awal pekan ini, sekarang hanya tersisa tiga tim saja, mereka adalah Barcelona, Real Madrid dan Juventus.

Juventus, sendiri menyatakan bahwa mereka tetap berkomitmen pada kompetisi tandingan Liga Champions Eropa tersebut, sebagaimana pernyataan dari presiden Andrea Agnelli.

Ya, orang nomor satu di Juventus itu disebut-sebut sebagai salah satu dalang dibalik tercetusnya kompetisi ini. Hal ini juga terlihat dari posisinya sebagai Wakil Presiden di ajang Liga Super Eropa.

Sayangnya saja, nasib dari European Super League sejauh ini masih belum jelas kelanjutannya menyusul banyaknya kecaman dan aksi protes, serta mundurnya 9 tim dari kompetisi tersebut.

Setiap pelatih dari masing-masing tim, atau paling tidak petinggi mereka telah berbicara mengenai kisruh ESL ini. Sekarang, giliran juru taktik Juventus, Andrea Pirlo yang angkat bicara.

Pirlo mengaku sudah diberitahu oleh Andrea Agnelli tentang proyek kompetisi ini, hanya saja menurut dia itu tidak penting sekarang karena timnya sedang memperjuangkan tempat di ajang Liga Champions Eropa musim depan.

“Agnelli menjelaskan apa yang terjadi. Tapi yang terpenting adalah mengamankan tempat di empat besar untuk lolos ke Liga Champions,” seru Pirlo pada Sky Sport Italia.

Lebih lanjut, Pirlo mengaku tetap setuju dengan digelarnya kompetisi tersebut, karena perkembangan atau perubahan dalam sepakbola itu penting. Hanya saja, mantan pemain AC Milan ini juga sadar bahwa ada aturan yang harus dihormati. DAFTAR SBOBET

“Saya sudah membicarakannya, begitu pula presiden dan direkturnya,”

“Kita semua tahu hal yang sama. Sesuatu harus diubah di level Eropa, karena ide yang diajukan bagus, tapi kami juga terbuka untuk saran lain dan akan menghormati aturan,” tandas Pirlo.

Pada rencana awalnya, ESL akan digelar pada Agustus mendatang, namun dengan mundurnya 9 kontestan, kompetisi ini ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.